Debu Sabana

Rp 99.000

Sumba 1984 di tanah sabana yang berdebunya dan angin yang tak pernah benar-benar diam, hidup manusia diikat oleh adat, luka lama, dan rahasia yang diwariskan turun-temurun. Debu Sabana mengikuti perjalanan seorang anak bernama Lodu umur 12 tahun yang tumbuh di antara kerasnya tradisi daerahnya memilih merubah takdirnya dari keluarga budak dan mengikuti suara hatinya.

Saatnya masa depan perlahan terkuak, ia merevolusi jejak leluhur melewati cinta, pengkhianatan, dan pengorbanan hingga menyadari bahwa kebebasan selalu menuntut harga. Di sabana yang luas dan sunyi setiap langkah adalah pertaruhan, bertahan sebagai bayang-bayang sejarah atau bangkit menjadi cahaya bagi generasi berikutnya.

Deskripsi

Judul Buku Debu Sabana
Penulis Mai Warman
Klasifikasi Semua Umur (SU)
Penyunting Fransisca Septiana
Ukuran 13,5 x 21 cm
Cover Soft Cover
Jmlh hlm vi + 249
Tebal Buku 1,5 cm
ISBN 978-634-04-9891-2
Penerbit Ruang Publik Press
Kategori Fiksi; Novel

Beli buku:

Driver Ojek Online • Speleologer

Mai Warman

Mai Warman adalah seorang penjelajah narasi yang memadukan ketajaman intelektual dengan insting petualang seorang speleologer. Keahliannya menembus kegelapan abadi dalam aktivitas susur gua (caving) telah melahirkan gaya penulisan yang unik detail, atmosferik, dan sarat akan emosi yang mendalam.

Dikenal sebagai kreator di balik karya fiksi seperti Titik Temu di Mandalawangi dan Trilogi Cakrawala Lodu (Debu Sabana, Menempa Cakrawala dan Kepulangan Sang Ayam Jantan), Mai mengeksplorasi hubungan sosiokultural yang kompleks dengan latar Indonesia Timur.

Di ranah non-fiksi, dedikasinya dalam dokumentasi bawah tanah tertuang dalam buku teknis Simple Lighting for Cave Photography (Elex Media Komputindo), yang kini menjadi rujukan utama bagi para fotografer medan ekstrem. Dengan jejak profesional yang kuat di bidang fotografi dan komunikasi, Mai Warman terus merajut sejarah dan alam ke dalam literasi Indonesia yang visioner.

← Kembali ke katalog